Kerja sama antara Peruri dan Telkom mencakup penjajakan pengembangan teknologi kriptografi tahan kuantum, penilaian kesiapan sistem keamanan, penerapan teknologi pada layanan digital, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Dari sisi Peruri, Teguh menyebut pengembangan teknologi ini berkaitan dengan penguatan layanan identitas digital, sertifikat elektronik, tanda tangan digital, serta keamanan dokumen elektronik yang menjadi bagian dari bisnis kepercayaan digital (digital trust) perusahaan.
Sementara itu, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan perkembangan teknologi kuantum perlu diantisipasi melalui penguatan kemampuan organisasi dalam mengidentifikasi risiko keamanan digital.