Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu organisasi memetakan aset kriptografi, mengukur tingkat kesiapan sistem, serta menyusun langkah mitigasi secara terstruktur.

"Penandatanganan hari ini merupakan strategic foundation, sementara implementasi teknisnya akan terus didalami bersama para pihak," kata Nanang.

Dalam pelaksanaannya, Peruri dan Telkom akan memanfaatkan kapabilitas masing-masing dengan mengacu pada kerangka dan standar keamanan siber BSSN serta dukungan sinergi ekosistem dari Danantara.