Dia menekankan anggaran kementerian bersumber dari uang rakyat, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan Kementerian harus sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat," tegas Agus.
Soal 'kehadiran dan kontribusi ke masyarakat' juga dituangkan dalam 15 Program Aksi Kemenimipas 2026. Program-program tersebut tak hanya menyasar penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) imigrasi dan pemasyarakatan, tetapi juga memuat sejumlah agenda yang manfaatnya diarahkan lebih luas kepada masyarakat.
Di antaranya kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas-rutan, pemberdayaan warga binaan melalui dapur sehat untuk mendukung program makan bergizi gratis, pemasaran produk warga binaan melalui koperasi dan UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar UPT.
Di bidang keimigrasian, program aksi antara lain menyasar digitalisasi pelayanan, penyederhanaan regulasi visa untuk mendukung investasi, serta pencegahan TPPO dan penyelundupan manusia melalui Petugas Imigrasi Pembina Desa.