Khofifah juga menyampaikan kebanggaannya terhadap para penerima beasiswa angkatan pertama yang telah menyelesaikan studi. Menurutnya, pengalaman mahasiswa selama menjalani pendidikan sekaligus hidup bersama di AMN dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan Indonesia.
Sejumlah alumni AMN Surabaya disebut telah melanjutkan kiprah setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka ada yang telah bekerja hingga memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan wisuda perdana mahasiswa penerima beasiswa Angkatan 2022. Prosesi tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D.
Di sela prosesi, Badri juga berdialog secara daring dengan sejumlah alumni AMN Surabaya yang saat ini melanjutkan pendidikan maupun berkarier di berbagai daerah dan negara. Para alumni tersebut berada di Taiwan, China, hingga Papua.
Dalam arahannya, Badri mengapresiasi model pembinaan yang diterapkan AMN Surabaya. Menurutnya, perpaduan pendidikan akademik di perguruan tinggi dan pembinaan karakter dalam keberagaman menjadi bekal bagi mahasiswa untuk bersaing secara global.
"Pelepasan lulusan perdana ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi tim redaksi pendidikan akademik perguruan tinggi dan pembinaan karakter keberagaman dapat melahirkan SDM yang unggul dan berdaya saing global. Keberadaan alumni kita yang kini berkarier di dalam hingga luar negeri menunjukkan bahwa lulusan AMN siap bersaing di tingkat dunia tanpa kehilangan identitas kebangsaannya," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D.