Agenda berikutnya yakni pelantikan kepengurusan Ikatan Alumni Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya. Kepengurusan tersebut dilantik oleh Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) RI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Imam Sugianto, M.Si.

Pembentukan ikatan alumni menjadi salah satu langkah untuk memperkuat keberlanjutan peran para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan di AMN Surabaya.

Acara juga diisi penyerahan sertifikat pembinaan dari empat perguruan tinggi mitra, yakni UPN "Veteran" Jawa Timur, Unair, Unesa, dan ITS. Sertifikat tersebut menjadi bentuk komitmen perguruan tinggi mitra dalam mendukung pembinaan dan pengembangan mahasiswa AMN Surabaya.

Suasana haru kemudian mewarnai penghujung acara saat sejumlah alumni menyampaikan kesan dan pesan selama tinggal di AMN Surabaya. Salah satu perwakilan alumni Orang Asli Papua (OAP) turut menceritakan pengalaman belajar mengenai toleransi dan kebersamaan selama hidup berdampingan dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi penutupan rapat terbuka senat AMN Surabaya. Momentum pengukuhan mahasiswa baru dan wisuda perdana tersebut sekaligus menandai perjalanan baru bagi mahasiswa Angkatan V serta para lulusan pertama penerima beasiswa AMN Surabaya.