NADIKABAR.COM — Atlet boccia Indonesia Muhammad Bintang Satria mengatakan pesan-pesan yang diterima dari keluarganya menjadi pegangan untuk menghadapi persaingan pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Keluarga saya memberikan banyak dukungan. Pesan-pesan mereka agar saya menjaga semangat dan tidak meremehkan lawan," kata Muhammad Satria saat ditemui sesuai pertandingan di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu.
Ia mengatakan selalu mengingat pesan-pesan dari keluarganya dalam menghadapi pertandingan, termasuk pada laga pertamanya di Grup C individu putra BC2. Dalam laga itu, Satria memetik kemenangan telak 13-1 atas wakil Uzbekistan Nizomiddin Khayariddinov.
Atlet berusia 24 tahun itu mengatakan bahwa meskipun lawan tersebut baru pertama kali ia hadapi, namun ia tetap tampil dengan kemampuan terbaik seperti menghadapi lawan-lawan tangguh dalam kejuaraan lainnya.