Ayub kemudian menyampaikan banyak siswa yang didampinginya bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri. Ia menanyakan kemungkinan dukungan lebih lanjut agar anak-anak dapat mempersiapkan diri mengejar cita-cita tersebut.

Gus Ipul mengatakan TNI dan Polri selama ini telah membantu penguatan kedisiplinan siswa. Anak-anak yang memiliki cita-cita tersebut, menurutnya, harus dibimbing agar kemampuan fisik, kedisiplinan, dan akademiknya memenuhi persyaratan.

"Anak-anak yang ingin jadi TNI Polri kita dukung. Kita kuatkan kedisiplinannya, fisiknya kita kuatin, akademiknya juga dikuatin supaya mereka memenuhi syarat. Bukan masuk karena diafirmasi," kata Gus Ipul.

Namun, ia mengingatkan wali asuh dan wali asrama untuk tetap memahami minat dan bakat setiap anak. Pendampingan tidak boleh memaksakan satu pilihan masa depan kepada siswa.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menjelaskan Sekolah Rakyat saat ini telah menjangkau sekitar 44 ribu siswa di 182 titik di seluruh Indonesia. Sebagai sekolah berasrama, proses pembelajaran tidak berhenti ketika kegiatan akademik selesai.

"Sekolah ini adalah sekolah berasrama, boarding school. Jadi ada sekolahnya, ada pendidikan karakternya. Pada saat sekolah dibimbing oleh guru, pada saat di asrama dia dibimbing oleh wali asuh dan wali asrama untuk pendidikan karakternya," kata Gus Ipul saat ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, karakteristik siswa Sekolah Rakyat memang beragam karena penerimaan tidak menggunakan tes akademik. Anak dijangkau berdasarkan kondisi sosial ekonomi keluarga, kemudian dilakukan ground check serta verifikasi dan validasi.

Perbedaan latar belakang tersebut membuat peran guru, wali asuh dan wali asrama semakin penting untuk membantu anak menyesuaikan diri dan mengikuti pembelajaran.

"Secara umum kita lihat anaknya di sini, siswa Sekolah Rakyat yang sudah lebih dari satu tahun memperoleh pembelajaran sudah nampak lebih bugar, pertumbuhan fisiknya bagus, pertumbuhan mentalnya bagus, lebih percaya diri, optimis menghadapi masa depan," kata Gus Ipul.

Usai memberi arahan Gus Ipul meninjau pameran karya siswa Sekolah Rakyat yang tertata di lokasi acara. Beragam karya dipamerkan, mulai dari lukisan, crochet hingga gantungan kunci buatan para siswa.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kunjungan ini Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang Ganefri, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Nizam Ul Muluk, Kepala BBPPKS Padang Wildan Humaedi, Kepala SRMP 4 Padang Azizah Batubara, serta jajaran Staf Khusus Menteri dan Tenaga Ahli Menteri Sosial.