Sementara bank raksasa JPMorgan memperkirakan angka passive outflow sebesar US$ 4,8 miliar atau Rp 86,4 triliun, dan UBS memperingatkan bahwa investor aktif dapat menarik dana tambahan sebesar US$ 15 miliar atau Rp 270 triliun.
Prabowo lantas buka suara mengenai ancaman tersebut saat sidang kabinet 2 tahun pemerintahan. Dia menilai pengumuman MSCI dimaksudkan untuk menakut-nakuti Indonesia.
"Kita terus dihadang. Ada apa itu, macam-macamlah, MSCI, macam-macam," kata Prabowo dalam taklimatnya di sidang kabinet 2 tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10).
Di hadapan anak buahnya, Prabowo mengatakan Indonesia tidak takut terhadap pengumuman MSCI. Prabowo menilai bangsa Indonesia bukan bangsa yang gampang menyerah.
"Dia mau takut-takuti kita, saya hanya katakan kepada MSCI: Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar," tegas Prabowo.