Komunikasi terakhir tim redaksi Rinda dan sang suami, I Putu Angga Santyana terjadi pada Sabtu malam. Yakni sekitar pukul 21.30, Wita. Rinda bercerita ia sempat menelepon sang suami, namun obrolan terputus karena Angga tengah bertugas jaga.

"Saya telepon jam setengah sepuluh malam. Saya bilang, halo ini adek, tapi kata suami saya, nanti dulu ya, masih jaga," tuturnya.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 23.00 Wita, Rinda kembali berkomunikasi melalui WhatsApp dengan sang suami. Ia mengirimkan foto anak bungsu mereka yang belum juga tidur.

"Saya kirim foto anaknya yang paling kecil. Saya bilang, adek nggak mau tidur. Terus dijawab, lah dalah, kenapa nggak tidur? Terus saya WA lagi, sudah centang satu," terang sang istri dengan suara bergetar.

Di tengah rasa bingung dan kesedihan yang mendalam, Rinda mengaku terus mengontak pihak perusahaan pelayaran dan rekan-rekan suami untuk memantau perkembangan pencarian. Ia berharap ada keajaiban agar suaminya dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

"Harapan saya, Mas Angga pulang. Masih hidup, supaya bisa kumpul sama-sama lagi," tandasnya.

Sementara itu, ayah Angga, I Gede Sentane, berharap besar sang anak yang bekerja di KM Virgo sejak Januari 2026 itu ditemukan selamat.

"Sampai saat ini belum ada kabar soal anak saya. Saya sudah lapor ke Tim Sar di Labuapi. Mereka sudah kasih data-data yang selamat, tapi belum ada nama anak saya," kata Sentane.