"Alhamdulillah untuk kedua pilot pesawat tersebut dalam kondisi sehat walafiat. Namun demikian pesawat setelah melaksanakan pendaratan darurat terbakar dan mengalami total loss," bebernya.

Penyebab terjadinya kerusakan masih didalami, pihaknya masih melakukan pendataan dan menganalisa. Kecelakaan di Ngawen Blora menjadi evaluasi sebagai langkah antisipasi ke depannya.

"Langkah selanjutnya yang akan kami ambil adalah tentunya menghimpun data serta melihat dan menganalisa. Dan insyaallah kita bisa mencari penyebab terjadinya kerusakan pada mesin pesawat swayasa bermotor. Sehingga hal ini bisa menjadikan satu hal yang baik yang akan kita gunakan untuk mencegah kejadian ini serupa terjadi di kemudian hari," terang Reza.

Sebelumnya, pesawat capung jenis Aero Port Sky Ranger mendarat darurat di area persawahan di Desa Sarimulyo, Ngawen, Blora pada Minggu (6/9) sekitar pukul 12.10 WIB. Pesawat capung kemudian ludes terbakar.