"Nah, kita akan mengevaluasi lebih lanjut agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang telah kami lakukan hingga membuat keresahan di kalangan masyarakat," tambahnya.
Sebelumnya, diberitakan, Faiz meninggal usai mengikuti karnaval, pada Jumat (11/09) sekitar pukul 04.00 WIB.
Sejumlah informasi yang beredar menyebut pria tersebut meninggal karena mengikuti karnaval. Namun, pihak keluarga meluruskan kabar tersebut.
Muslih (53), kerabat Ahmad Faiz, saat ditemui di lokasi pemakaman Banyurip Ageng, Jumat (11/9), mengatakan almarhum meninggal pada Jumat pagi (11/9). Kondisi Ahmad Faiz sebelum mengikuti karnaval sebenarnya dalam keadaan sehat. Namun, dalam dua hari sebelum kegiatan, almarhum hampir tidak memiliki waktu istirahat karena mempersiapkan kegiatan karnaval sekaligus tetap bekerja.
"Sebetulnya kecapekan. Sudah dua hari tidak tidur. Kadang tidur Cuma satu atau dua jam," kata Muslih.
Kondisi tersebut berlanjut hingga hari pelaksanaan karnaval. Pada Kamis malam (10/09), Ahmad Faiz mengikuti karnaval mulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah malam.
Muslih yang berada di samping almarhum saat kegiatan mengaku sudah melihat kondisi Ahmad Faiz mulai kelelahan. Bahkan, langkahnya sempat terlihat tidak stabil.