Usai karnaval sekitar pukul 00.00 WIB, Ahmad Faiz masih bersama rombongan, saat itu, ia sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya, terutama kaki yang terasa pegal. Almarhum juga sempat membeli minuman dan hanya makan sedikit. Setelah itu, Ahmad Faiz beristirahat di teras pos warga hingga sekitar pukul 02.30-03.00 WIB.

Ia sempat dibangunkan dan kemudian berpindah untuk tidur di rumah.

"Kalau ada yang bicara tidak pas, itu sudah tidak pas. Memang kecapekan. Bayangkan dua hari tidur paling satu atau dua jam untuk menyiapkan (karnaval)," ujarnya.

Selain kurang tidur, pola makan Ahmad Faiz juga disebut tidak maksimal. Pada Kamis siang sebelum karnaval, almarhum hanya makan sedikit.

"Dari siang itu makan Cuma sedikit. Memang dipaksa sendiri karena semangat," kata Muslih.

Ahmad Faiz diketahui sehari-hari bekerja di bidang konveksi. Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan di musala. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih kecil.

Lihat Video 'Viral Karnaval di Pekalongan Berbau Ritual Kontroversi':