Rumah-rumah di kawasan ini masih dihuni oleh penduduk setempat. Jemuran pakaian warga tampak tergantung di dekat jendela.

Kota kuno ini dipenuhi gang-gang sempit dan kanal-kanal kecil. Jembatan yang membentang di antara kanal menjadi daya tarik tersendiri bagi pemandangan kota air ini.

Banyak wisatawan berfoto di atas jembatan, sementara yang lainnya sekadar menikmati pemandangan. Para wisatawan juga dapat menyusuri kota air ini menggunakan sampan.

Selain itu, terdapat bangunan tempat pembuatan kain tradisional calico biru. Berdasarkan situs resmi Kawasan Wisata Wuzhen, kain calico biru merupakan kerajinan tradisional China yang berasal dari zaman Dinasti Han dan Jin. Hingga kini, kain calico biru masih diproduksi di Wuzhen, Tongxiang, serta Nantong, Provinsi Jiangsu.

Kain ini dibuat dari bahan katun dengan menggunakan pewarna alami dari tanaman nila. Dahulu, kain calico biru banyak digunakan masyarakat untuk membuat tirai, selendang, tas, dan taplak meja. Saat ini, kerajinan tersebut telah dikembangkan menjadi berbagai produk modern seperti pakaian, topi, dan sandal.

Kain yang telah diwarnai biru tersebut tampak digantung di halaman rumah produksi. Banyak pengunjung yang memanfaatkan tempat ini sebagai latar berfoto.