Dua bocah tersebut kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Untuk mempercepat proses pembersihan puing, BPBD Brebes mendatangkan alat berat ke lokasi.

Namun, proses pencarian korban belum berhenti. Petugas gabungan menemukan seorang lansia bernama Kanjat (85), warga Desa Dukuhturi, di bawah puing-puing bangunan.

Kanjat ditemukan pada pukul 13.45 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa tim BPBD ke RSUD Bumiayu untuk penanganan lebih lanjut.

"Alhamdulillah, satu lagi korban reruntuhan puing Gedung Hogwan sudah ditemukan di bawah reruntuhan tepat pukul 13.45 WIB. Lansia 85 tahun tubuhnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kepala Pos BPBD Bumiayu, Budi Sudjatmiko, Minggu (30/8) siang.

Dengan ditemukannya Kanjat, total korban meninggal dunia akibat ambruknya Gedung Hogwan menjadi tiga orang.