NADIKABAR.COM — Kecelakaan pesawat Aeroflot Rusia adalah salah satu tragedi yang dipicu oleh kelalaian. Kecelakaan ini terjadi lantaran pilot membiarkan anaknya memegang alat kontrol pesawat.
Dikutip dari laporan resmi, pada 22-23 Maret 1994, pesawat Airbus A310-308 milik maskapai Aeroflot (dioperasikan oleh Russian Airlines) berangkat dari Bandara Sheremetyevo, Moskow menuju Hong Kong.
Pesawat mengalami kecelakaan fatal dan jatuh di kawasan pegunungan dekat kota Mezhdurechensk, Rusia pada 23 Maret 1994. Pesawat meledak dan hancur total saat menghantam lereng bukit berhutan.
Kejadian dimulai saat pesawat lepas landas dari Moskow dan naik ke ketinggian jelajah 10.100 meter dalam kondisi mode kendali otomatis (autopilot).