NADIKABAR.COM — Petani di Padukuhan Blubuk, Kalurahan Sendangsari, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini tak lagi kesulitan mengangkut hasil panen setelah dibukanya akses Jalan Usaha Tani (JUT) yang terhubung langsung dengan kawasan Embung Blubuk.

​Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko di Kulon Progo, Minggu, mengatakan sarana dan prasarana transportasi pertanian ini sangat dibutuhkan guna menyokong mobilitas kerja para petani di lapangan.

​"Jalan usaha tani ini sangat dibutuhkan dan penting bagi para petani kita. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan terus berkoordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala. Mana saja jalur pertanian yang belum tersentuh akan terus kita usulkan," kata Ambar saat peresmian jalan pendukung infrastruktur pertanian tersebut.

​Ia menambahkan, kemudahan akses Jalan Usaha Tani yang memiliki panjang kurang lebih 1,2 kilometer dengan lebar mencapai 2,35 meter ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memacu semangat para petani lokal.

"Kami berharap hasil pertanian di Sendangsari diangkut semakin lancar dan masyarakat semakin makmur," katanya.

​Sementara itu, warga Dukuh Blubuk, Agus Sulistiyono, mengatakan jalur usaha tani tersebut dirintis secara swadaya oleh masyarakat sejak 2020 hingga akhirnya mendapat modal stimulan perbaikan infrastruktur dari dana tanggung jawab sosial perusahaan.

​"Kita membangun jalan tani swadaya sejak 2020, hingga akhirnya di tahun 2026 ini kita mendapatkan dukungan CSR dari Pertamina sebanyak kurang lebih Rp500 juta," tutur Agus.

​Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Pancar Topodriyo mengapresiasi kolaborasi swadaya warga dan kemitraan CSR Pertamina tersebut.

"Kami akan terus mendorong alokasi pembiayaan kemitraan serupa agar infrastruktur pendukung pertanian pedesaan di Kulon Progo semakin optimal," katanya.