NADIKABAR.COM — Perugas Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin bersama Aviation Security (Avsec) menggagalkan pengiriman paket berisi cairan yang diduga mengandung narkotika jenis etomidate di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Provinsi Riau.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menjelaskan, petugas menemukan 16 satuan "liquid" merek yang diduga mengandung etomidate. Barang tersebut dikemas dalam dua "tumbler canteen vacuum cup" berkapasitas 500 mililiter, masing-masing berisi delapan buah, untuk mengelabui pemeriksaan.

"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Provinsi Riau yang terbebas dari peredaran gelap narkotika. Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang baik antara Lanud Roesmin Nurjadin, pihak bandara, Avsec, kepolisian, badan narkotika nasional, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya,” katanya di Pekanbaru, Senin.

Barang tersebut ditemukan di Terminal Kargo Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Minggu (18/10). Paket tersebut rencananya dikirim melalui jasa ekspedisi dari Pekanbaru menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai titik transit, sebelum diterbangkan kembali menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa barang bukti akan diserahkan kepada BNN untuk ditindaklanjuti dan dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyelundupan tersebut.

Pengungkapan ini, kata dia, menjadi bukti pentingnya sinergi lintas instansi dalam memperketat pengawasan jalur transportasi udara. Khususnya melalui terminal kargo, guna mencegah peredaran barang terlarang dan melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga keamanan penerbangan serta mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Provinsi Riau.