NADIKABAR.COM — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran tetap terbuka untuk menyelesaikan konflik dengan Amerika Serikat, tetapi menekankan bahwa kepercayaan harus terlebih dahulu dibangun kembali.
Pezeshkian menyampaikan pernyataan itu setibanya di New York, AS, untuk menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.
Dalam wawancara dengan CBS News, Jumat (25/9), Pezeshkian mengatakan kedua pihak perlu mematuhi apa yang telah disepakati secara tertulis dan AS perlu menunjukkan bahwa mereka tidak bermaksud menggulingkan pemerintahan atau administrasi Iran.
Dia pun meminta warga AS untuk mempertimbangkan sudut pandang Iran.
"Cobalah menempatkan diri Anda pada posisi kami. Bayangkan ada seseorang yang datang dan membunuh pemimpin tertinggi Anda. Lalu, tidak mematuhi semua yang telah Anda sepakati. Apa reaksi Anda? Ini bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dengan begitu mudah," kata Pezeshkian.
Dia mempertanyakan apakah AS benar-benar ingin mencapai penyelesaian.