"Tujuan Amerika adalah menggulingkan pemerintahan kami. Israel sendiri mengatakannya dalam pidato mereka, apa yang mereka lakukan adalah melumpuhkan pemerintah, bukan bernegosiasi," katanya.

Dia pun mempertanyakan apakah AS benar-benar berniat menyelesaikan masalah bersama Iran.

"Lalu, mengapa mereka membom kami di tengah-tengah negosiasi? Mengapa mereka datang dan membunuh para ilmuwan, pejabat, dan rakyat kami? Selama mereka tidak berhenti melakukan apa yang mereka paksakan kepada kami setiap hari, sulit untuk mempercayai mereka," tegasnya.

Pezeshkian juga menyebutkan sanksi, ancaman, dan serangan yang masih terjadi setiap hari di Iran. Menurutnya, AS tidak menepati apa yang telah mereka tuliskan dalam kesepakatan.

"Jadi, jika mereka terlibat dalam pembicaraan, maka apakah mereka benar-benar akan menepatinya?" tanya Pezeshkian.

Presiden Iran tetap menyuarakan harapan agar perdamaian terwujud di kawasan tersebut, seraya menyerukan kepada AS untuk menghentikan dukungan terhadap Israel yang sedang melakukan "genosida".