Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 juga merupakan bagian dari arah strategis pemerintah, yang tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book & Green Book 2025-2029 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Keberadaan proyek itu melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 & 2 berkapasitas masing-masing 55 MW yang telah beroperasi sejak akhir 2019 dan Juni 2025.

Selaras dengan hal tersebut, General Manager PGE Area Lumut Balai Catur Hendro Utomo mengungkapkan bahwa dimulainya pengeboran Sumur LMB-19.4 menandai tahap penting dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3.

"Pengeboran LMB-19.4 ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Sumur LMB-19.3 sebelumnya, dan menjadi bukti bahwa proses pengembangan di lapangan terus berjalan sesuai rencana. Kami optimistis, dengan sinergi seluruh tim dan mitra kerja, target rampung pengeboran dalam 40 hari dapat tercapai. Ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan PLTP Lumut Balai Unit 3 dapat beroperasi tepat waktu," kata Catur.

Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri, sebagai fondasi pengembangan jangka panjang perusahaan.