Saat ini, volume pemakaian gas bumi di RSUP Sardjito mencapai sekitar 25.000 hingga 30.000 meter kubik per bulan.
Pemanfaatan gas bumi tersebut turut memberikan dampak terhadap efisiensi biaya operasional rumah sakit.
Teknisi Pemeliharaan RSUP Sardjito Arismantoro mengatakan penggunaan gas bumi memberikan penghematan biaya yang signifikan dibandingkan sumber energi yang digunakan sebelumnya.
"Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75 persen dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya," ujar Arismantoro.
Selain efisiensi biaya, penggunaan gas bumi juga mendukung upaya rumah sakit menjalankan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Karakteristik gas bumi yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya turut mendukung penerapan aspek lingkungan dan prinsip keberlanjutan di rumah sakit.