βJadi, ada jarak yang cukup besar dari apa yang dibutuhkan oleh Indonesia dan apa yang bisa kita produksikan,β ujar Bayu.
Oleh karena itu, ia berharap Indonesia dapat memaksimalkan potensi hulu migas yang dimiliki untuk menambah jumlah produksi migas di dalam negeri. Pemerintah mencatat prospek hidrokarbon Indonesia berasal dari 128 cekungan sedimen (basins). Dari jumlah cekungan tersebut, baru 20 cekungan yang telah dikembangkan untuk menopang produksi migas nasional.
βKalau datanya, dari 128 cekungan itu baru 20 yang kita kerjakan dari operator-operator hulu migas. Artinya apa? Sebagian besar potensi di Indonesia ini masih menunggu untuk dikerjakan,β ucap Bayu.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan stimulus fiskal yang menarik dapat mengubah potensi migas Indonesia menjadi produksi.
βBagaimana meng-unlock potensi menjadi produksi dan bagaimana menciptakan daya saing investasi? Melalui stimulus fiskal yang atraktif,β ucap Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Desti Melanti.