Menurut Bayu, Indonesia memiliki potensi migas yang besar, tetapi sebagian masih menunggu untuk dikembangkan. Realisasi potensi tersebut membutuhkan investasi besar, teknologi, dukungan pembiayaan, serta koordinasi lintas sektor.
βIni tidak mudah dan tidak murah, sehingga perlu kita pecahkan bersama,β ujar Bayu.
Ia menjelaskan, investasi hulu migas memiliki karakteristik jangka panjang. Sejak tahap eksplorasi hingga minyak dapat diproduksikan, suatu proyek dapat membutuhkan waktu sekitar lima hingga tujuh tahun, bergantung pada karakteristik lapangan, kompleksitas pengembangan, dan kesiapan infrastruktur.