"Angka ini menyumbang sekitar sepertiga dari total produksi di Jambi yang saat ini berada di kisaran 6.000 BPD," ungkap dia.

Dirinya menambahkan potensi tersebut masih akan terus berkembang seiring dengan rencana kelanjutan proyek ke tahap PPC Stage 2 dan Stage 3 yang diproyeksikan memiliki potensi produksi lebih besar.

Selain Padang Pancuran, potensi pengembangan eksplorasi lanjutan juga menyasar kawasan Jambi Merang.

"Dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting bagi kami agar operasional migas dapat berjalan dengan aman dan baik, sehingga pencarian area baru serta peningkatan produksi bisa segera terealisasi," sebut Eviyanti.