NADIKABAR.COM — Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Papua Pegunungan menjadikan Piala Pertiwi 2026 sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi pemain sepak bola putri untuk menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027.
Ketua ASBWI Papua Pegunungan Issan Sambur di Wamena, Sabtu, mengatakan turnamen tersebut untuk menggali potensi pemain sepak bola putri dari berbagai daerah di Papua Pegunungan.
"Kami mengakui turnamen Piala Pertiwi baru pertama kali digelar di Papua Pegunungan untuk mendorong secara maksimal potensi putri-putri dari daerah ini untuk mengasah kemampuan di cabang olahraga sepak bola," katanya seusai membuka Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Issan, Papua Pegunungan memiliki potensi besar dalam sepak bola putri yang perlu terus dikembangkan melalui kompetisi dan pembinaan berkelanjutan.
Ia menyebutkan prestasi sepak bola putri dari wilayah tersebut antara lain empat kali berturut-turut menjuarai Piala Pertiwi tingkat nasional.
Selain itu, tim sepak bola putri Papua Pegunungan meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
"Kami justru secara mengejutkan mampu meraih medali perunggu pada PON XXI di Aceh-Sumut tahun 2024 dan ini menandakan potensi besar sepak bola putri di Papua Pegunungan maka perlu didukung dan didorong secara maksimal," ujarnya.
Issan mengatakan Piala Pertiwi Papua Pegunungan juga menjadi sarana memantau kemampuan pemain dari berbagai kabupaten untuk dipersiapkan mengikuti Pra-PON 2027 menuju PON XXII Nusa Tenggara Timur-Nusa Tenggara Barat.
"Kami sengaja menggelar Piala Pertiwi ini karena selama beberapa tahun perwakilan dari Papua Pegunungan diwakili oleh Persitoli Tolikara sehingga tahun ini digelar supaya dapat dilihat potensi sepak bola dari daerah lain di Papua Pegunungan. Dan kegiatan ini juga sebagai sarana seleksi pemain untuk mengikuti Pra-PON sepak bola putri tahun 2027," katanya.
Ia menjelaskan pemain hasil pembinaan melalui Piala Pertiwi Papua Pegunungan juga berpeluang mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Pesepak bola Wamena United menghadapi Persilani Lanny Jaya pada laga pembuka Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (24/10/2026). Pertandingan berakhir imbang 0-0. ANTARA/Yudhi Efendi
Namun, ASBWI Papua Pegunungan masih menunggu kepastian jadwal Piala Pertiwi tingkat nasional dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Kami masih menunggu konfirmasi dari PSSI pusat apakah seri nasional Piala Pertiwi jadi di tahun ini atau tahun depan kami masih belum tahu karena masih bergulirnya Indonesia Women's League," ujarnya.
Piala Pertiwi Papua Pegunungan 2026 diikuti empat tim, yakni Wamena United, Persilani Lanny Jaya, Persitoli Tolikara, dan Persigubin Pegunungan Bintang.
Persitoli Tolikara merupakan juara bertahan Piala Pertiwi musim 2024/2025.
Pada pertandingan pembuka, Wamena United bermain imbang tanpa gol melawan Persilani Lanny Jaya di Stadion Pendidikan Wamena, Sabtu.