Nenek berinisial M (64) ditangkap polisi karena membakar remaja perempuan berinisial LA (17) di rumah kawasan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). M diduga pernah menganiaya hingga mencukur botak LA.
"Memang untuk informasi yang korban dibotakin itu sudah lama, maksudnya sudah bukan baru-baru ini ya. Jadi memang pernah memang mengaku dari kerabat-kerabat dari tetangga dan saksi-saksi memang pernah. Jadi pernah dibotakin," ujar kuasa hukum korban, Didiy Puji Riyanto, Senin (2/11/2026).
Anak baru gede (ABG) itu disebut kerap terlibat cekcok dengan M. Informasi terbaru, M bukan nenek kandung LA, melainkan ipar dari nenek korban.
Sebelum dibakar menggunakan minyak tanah, korban LA disebut pernah dianiaya oleh M. Tetangga di tempat kejadian perkara (TKP) tak langsung membantu karena keributan sering terjadi.
"Jadi sebelum terjadi kebakaran dibakar itu memang si korban ini seperti dipukulin dan itu di teras. Makanya itu yang punya bengkel itu melihat nih, cuman karena mereka 'ya itu mah udah biasalah itu kan' Memang sudah biasa kayak gitu, jadi kayak nggak heran," tambahnya.
Berdasarkan pengakuan teman korban, Didiy mengatakan LA kerap dianiaya sejak kelas III SMP. Saat ini korban duduk di kelas III SMA.
"Jadi saya juga syok, kaget. Ternyata temen-temennya korban itu dari SMP itu memang sudah sudah sudah sudah sering kayak gitu. Korban kan kelas III nih, kelas III SMA kan. Nah, semenjak SMP ternyata korban sering banget kayak gitu," tuturnya.
Korban juga kerap menangis saat di sekolah. Bahkan tubuh korban mengalami lebam dan memar imbas penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.