"Mau kirim barang ke Banjarmasin, barangnya semacam gerobak es teh itu. Jumat (11/9) malem itu berangkat dari rumah karena kapal berangkatnya Sabtu (12/9) pagi,"
"Selama ini ya biasa-biasa saja. Cuma anaknya Mas Danang usia 2 tahun, saat Mas Danang mau mengikat barang di truk sudah nangis, kaya nggak boleh berangkat," ucap Dewi.
Bagus kakaknya, imbuh Dewi, sebelum berangkat ke Banjarmasin sempat meminta ibunya merapikan baju bekal. Bahkan ingin di dekat ibunya saat tidur.
"Pengin bobonya di dekat ibu sebelum berangkat, kok malah dapat kabar seperti itu. Iya saat kejadian keduanya tidak tidur," ujar Dewi.
"Mas Danang menelepon rumah terakhir hari ini sekitar jam 07.00 WIB mengabarkan sudah di RS," pungkas Dewi.
Teman akrab Bagus, M Wildan, mengatakan dirinya dapat kabar dari teman-teman main lainnya. Bagus menghubungi dirinya saat antre masuk ke kapal.
"Terakhir itu menghubungi saya pas mau masuk kapal. Setelah dapat kabar sedih juga, saya langsung ke sini," kata Wildan ditemui di rumah Bagus kepada NadiKabar.