Dia melanjutkan, ukuran keberhasilan ini mengacu pada perubahan perilaku masyarakat, bukan dari banyaknya event olahraga. Terutama dalam kesetaraan akses olahraga bagi perempuan dan laki-laki.

"Kita bangun olahraga yang inklusif dan berkeadilan anak - anak pemuda perempuan dan laki - laki memiliki kesempatan yang sama dalam berolahraga," ujar Bayu