NADIKABAR.COM — Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) La Tansa Cipanas, KH Adrian Mafatihullah Karim, meluncurkan buku berjudul “Luka Lelaki, Berpikir Bijak Sebelum Bertindak” di ajang Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Jakarta International Conventional Center (JICC).

“Buku ini bercerita tentang lelaki yang memikul peran ganda, yakni menjadi pelindung yang hangat bagi keluarga sekaligus pejuang pantang menyerah di luar rumah,” kata KH Adrian Mafatihullah Karim di Jakarta, Sabtu.

Adrian menyampaikan buku tersebut menceritakan di balik ketenangan dan ketegaran yang ditunjukkan seorang lelaki di hadapan anak dan istrinya, sering kali tersimpan beban hidup yang sangat berat.

“Ini adalah potret jujur tentang seorang lelaki yang menelan setiap kepedihan hidup, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan demi melihat keluarganya tetap bernapas dan bertahan di dunia," kata dia.

Ia mengatakan bahwa tanggung jawab sebagai kepala keluarga menuntut ketangguhan lahir dan batin.

Di luar rumah, seorang lelaki dinilai harus bertarung menembus berbagai dinamika dan tantangan zaman demi menunaikan kewajiban nafkah.

Menjadi kepala keluarga, kata Adrian, berarti memikul dunia di atas pundak, bahkan saat dunia itu perlahan meremukkan tulang-tulang mereka.

Ia menambahkan nilai-nilai kepemimpinan dan perjuangan ini diharapkan dapat menjadi cermin bagi para pengunjung IIBF 2026 serta masyarakat luas dalam memahami hakikat pengorbanan seorang lelaki sebagai pejuang nafkah.

Menurut dia, lelaki mengajarkan arti ketegaran bukan dengan menghindari derita, melainkan dengan terus melangkah demi orang-orang yang dicintainya.

“Kami mengajak umat dan masyarakat untuk lebih memaknai serta mengapresiasi peran vital kepala keluarga yang senantiasa berdiri kokoh sebagai pelindung rumah tangga sekaligus pejuang tangguh di tengah arus kehidupan,” kata dia.