Selain amunisi, Pindad juga meningkatkan kapasitas produksi senjata. Khusus senapan jenis SS3, Heru menyebut kapasitas produksinya telah ditingkatkan menjadi lebih dari 70 ribu pucuk per tahun.

"Senjata ini yang diperlukan oleh batalyon baru. Kalau sebelumnya mungkin kisarannya di bawah itu, kami sekarang sudah hampir tiga kali lipat dari kapasitas yang sebelumnya," ucap dia.

Di sisi lain, Pindad juga memasok kendaraan Maung untuk mendukung mobilitas batalyon. Heru menyebut perusahaan telah mengirimkan lebih dari 2.500 unit kendaraan tersebut kepada Kementerian Pertahanan.