Dalam laporan PISA 2025, banyak siswa cenderung berasumsi bahwa jawaban AI yang terdengar meyakinkan pasti benar. Dengan fenomena ini, OECD mendorong pentingnya pembelajaran mandiri.

Sekolah diminta untuk memainkan peran sentral dalam memperkuat kemampuan siswa melakukan verifikasi klaim dan membandingkan berbagai sumber informasi. Langkah ini akan membantu siswa memahami bagaimana informasi, bagaimana algoritma memengaruhi apa yang mereka lihat, serta bagaimana bias, misinformasi, dan ketidakakuratan dapat menyebar secara daring.

"Kemampuan-kemampuan ini akan meningkatkan prestasi akademik serta menumbuhkan pemikiran kritis, kemampuan beradaptasi, dan ketangguhan, semuanya merupakan kualitas penting untuk meraih kesuksesan di perguruan tinggi maupun dunia kerja," tulis laporan tersebut.

"Siswa yang akan berhasil di era AI bukanlah mereka yang sekadar tahu cara memberikan perintah (*prompt*) kepada mesin, melainkan mereka yang tahu kapan harus memercayai AI," imbuhnya.