NADIKABAR.COM — Perum Jasa Tirta II (PJT II) menyiapkan pemeliharaan satu unit pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Jatiluhur, Jawa Barat pada akhir Oktober 2026, seiring penurunan tinggi muka air waduk selama musim kemarau.
"Pada saat unit itu berpotensi untuk diistirahatkan, maka kami sudah siap dengan program pemeliharaannya," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PJT II Anton Mardiyono dalam kegiatan bersama Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) di Purwakarta, Jabar, Jumat.
Anton menjelaskan penurunan tinggi muka air (TMA) waduk menyebabkan berkurangnya ketinggian efektif air yang digunakan untuk menggerakkan turbin sehingga efisiensi pembangkitan listrik ikut menurun.
"Semakin tinggi TMA-nya, efisiensi unitnya semakin bagus," ujarnya.
Menurut dia, apabila muka air turun hingga batas operasional tertentu, unit pembangkit perlu dihentikan sementara karena berpotensi mengalami penurunan efisiensi dan gangguan aliran air pada turbin.
PJT II telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyiapkan pemeliharaan komponen mekanikal, hidromekanikal, dan elektrikal pada salah satu unit pembangkit.