Anton mengatakan pemeliharaan itu telah masuk dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sejak awal tahun.

Meski demikian, pihaknya belum memastikan unit yang akan diistirahatkan karena pelaksanaannya masih mempertimbangkan kondisi muka air waduk.

PLTA Ir. H. Djuanda di kawasan Waduk Jatiluhur memiliki enam unit pembangkit dengan kapasitas terpasang sebesar 187,5 megawatt (MW).

Anton menerangkan PLTA Jatiluhur terhubung dengan sistem kelistrikan Jawa-Bali yang dikelola PT PLN (Persero). Karena itu, pengaturan operasi dan jadwal pemeliharaan pembangkit dilakukan melalui koordinasi dengan PLN.

"Kapan kami boleh maintenance, kapan kami tidak boleh maintenance, itu diatur oleh PLN," katanya.

Selain memasok listrik ke jaringan PLN, PJT II juga melayani sekitar 19 hingga 20 industri lokal di Purwakarta.