Khozin juga menyatakan bahwa komitmen PKB terhadap pesantren tidak berhenti pada penghargaan dan kegiatan seremonial.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui perjuangan politik kebijakan dan politik anggaran oleh kader-kader PKB di lembaga legislatif maupun eksekutif.
Di ranah eksekutif, ia mencontohkan dorongan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar agar pesantren berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan kemandirian masyarakat.
Sementara itu, sejumlah kepala daerah dari PKB mengambil inisiatif untuk mempercepat penerbitan peraturan daerah tentang pesantren di wilayah masing-masing.
"Kecintaan kepada pesantren harus dibuktikan dengan kebijakan, anggaran, dan keberpihakan nyata. PKB Award adalah salah satu cara merawat kedekatan itu sekaligus mendorong santri dan pesantren terus berkontribusi bagi bangsa," kata Khozin.
Melalui PKB Award 2026, PKB mengharapkan pesantren, kiai, dan santri semakin berperan dalam membangun peradaban Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Islam, terbuka terhadap kemajuan serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan kemandirian masyarakat.