NADIKABAR.COM — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana menargetkan penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 40 ribu rumah susun atau rusun subsidi baru.

"Saat awal kita tentu punya target bagaimana yang rusun ketika sebelumnya 5 tahun itu tidak sampai 200 unit, kita mau dorong supaya ke depan itu akan meningkat. Saya diberikan tanggung jawab oleh Bapak Menteri PKP dan ini menjadi target saya untuk bisa ada 40.000 unit," ujar Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati di Jakarta, Senin.

Menurut Sri, terdapat 40 ribu unit rusun yang akan dibangun pada tahun ini antara lain rusun subsidi di Meikarta, hunian transit oriented development (TOD) Manggarai dan rusun Alonia Kemayoran.

"Terkait Meikarta kita terus berproses. Kita juga sedang siapkan instruksi presiden (Inpres) untuk percepatan sedang dilaksanakan agar program ini bisa dijalankan secara lengkap, secara aman," katanya.