NADIKABAR.COM — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan per 31 Oktober 2026 mencapai Rp29,1 triliun.
"Sudah mencapai Rp29,1 triliun," ujar Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati, di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, dari sisi permintaan atau demand KUR Perumahan sudah mencapai Rp19,13 triliun, sedangkan dari sisi penyediaan atau supply mencapai Rp10,03 triliun.
Untuk jumlah debitur KUR perumahan hingga 31 Oktober mencapai 119.790 debitur yang terdiri dari 4.120 debitur untuk sisi supply dan 115.670 debitur untuk sisi demand.
Kementerian PKP mempercepat penyaluran KUR Perumahan dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) guna mengoptimalkan capaian Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.