"Pelaku secara spesifik mengeksploitasi kepanikan dan urgensi pengguna yang sedang mengalami kendala transaksi. Narasi utama yang selalu mereka jual adalah jaminan penyelesaian instan dan layanan super cepat tanpa antrean" kata dia.
Ia menambahkan saat korban yang sedang panik terhubung ke nomor WhatsApp palsu tersebut, pelaku berpura-pura menjadi tim teknis.
βPelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang berdalih biaya administrasi, verifikasi sistem, atau deposit jaminan, hingga mencoba mencuri data sensitif seperti kode OTP, PIN, dan kata sandi akun,β kata dia.
Pihak Orderkuota menegaskan bahwa layanan CS resmi Orderkuota sama sekali tidak beroperasi melalui saluran WhatsApp, kecuali pengiriman kode OTP resmi dari Orderkuota.
"Kami menegaskan bahwa segala nomor WhatsApp yang beredar di internet dan mengaku sebagai customer service Orderkuota dapat dipastikan seratus persen palsu dan merupakan bentuk indikasi penipuan," kata dia menegaskan.