Kesamaan pemahaman antara fungsi pengelola keselamatan, operasional, dan konstruksi juga menjadi hal penting dalam membangun sistem pengendalian risiko yang lebih terintegrasi.

Penyelenggaraan pelatihan ini sekaligus menegaskan komitmen PLN Energi Gas, sebagai anak usaha PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), yang bergerak dalam bidang midstream gas, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam mendukung kegiatan usaha penyediaan infrastruktur dan layanan gas bumi yang memiliki karakteristik risiko operasional tinggi.

"Dengan penguatan kompetensi dan penerapan SMKM secara konsisten, PLN Energi Gas optimistis dapat terus menghadirkan layanan energi yang aman dan andal, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan kerja yang berorientasi pada prinsip zero harm zero loss," kata Faradhy.