β€œTahun ini, kita 2,4 juta ton. Ke depan, targetnya ini kalau yang biomassa sampai 8 atau 10 juta di 51 titik PLTU di Indonesia,” ujar Rakhmad.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengamankan pasokan LNG dari Wilayah Kerja (WK) Masela sebesar 2,5 juta ton per tahun (million tonnes per annum/MTPA) untuk jangka waktu 18 tahun.

Pasokan LNG sebesar 2,5 juta ton per tahun tersebut setara sekitar 40 kargo LNG per tahun. Pasokan keseluruhan setara 600 kargo LNG (37,5 MT) ditargetkan mulai akhir 2030 akan mendukung pemenuhan kebutuhan gas pembangkit PLN Group di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain WK Masela, PLN EPI juga memperkuat diversifikasi sumber pasokan LNG melalui pengembangan portofolio South Hub yang bersumber dari sejumlah wilayah kerja migas, yakni Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal.

Pasokan South Hub direncanakan berlangsung pada periode 2027–2037 dengan total volume sekitar 191 kargo LNG (11,2 MT).

Pengembangan berbagai sumber pasokan domestik ini merupakan bagian dari strategi PLN EPI dalam membangun portofolio pengadaan LNG yang terdiversifikasi dan berkelanjutan.