β€œCadangan medium rank ini, teorinya, yang tersisa sekitar 4,54 miliar ton. HRC (high rank coal) 3,4 miliar ton. LRC (low rank coal) yang banyak,” ucap Rakhmad.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Rakhmad menyampaikan PLN akan mencoba untuk menyesuaikan desain PLTU-nya sehingga bisa memanfaatkan batu bara berkalori rendah yang dimiliki oleh Indonesia.

Akan tetapi, penyesuaian yang perlu dilakukan oleh PLN membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan begitu saja.

β€œUpgrade itu nggak simpel dan kita, kalau mau matiin PLTU, kan kita harus berpikir gantinya ada atau enggak, ini butuh investasi juga,” ucap Rakhmad.

Meskipun demikian, ia menyampaikan PLN berkomitmen untuk menyesuaikan PLTU dengan ketersediaan batu bara di dalam negeri.