Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi bersama Bank Sampah Unit Permata, Bank Sampah Induk Khatulistiwa, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, serta masyarakat sekitar. Kolaborasi ini diarahkan untuk membangun keterhubungan mulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah dari masyarakat hingga pengolahan dan pemanfaatannya agar sampah memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Melalui Prasasti Solusi, masyarakat didorong untuk melihat sampah bukan sebagai material yang langsung berakhir di tempat pembuangan, tetapi sebagai sumber daya yang dapat kembali masuk ke dalam siklus pemanfaatan. Peran bank sampah menjadi penting sebagai penggerak perubahan perilaku sekaligus penghubung dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat.
Perwakilan Bank Sampah Unit Permata sekaligus penerima manfaat, Syamsul Arifin, mengatakan program tersebut memberikan dorongan bagi bank sampah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.