Ia mengatakan dari hasil pemantauan dan evaluasi menunjukkan capaian panen mengalami peningkatan serta untuk dampak lingkungan dalam kategori aman dan sehat.
"Kelompok Tani yang bekerja sama menggunakan pupuk silika dari FABA PLN Ombilin pada 2026 tercatat sudah mencapai 14 kelompok," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto Heni Purwaningsih mengatakan produk pupuk silika FABA memenuhi persyaratan teknis minimal kandungan SiO2 sebesar enam persen sesuai ketentuan Kementerian Pertanian.
“DKP3 Sawahlunto aktif mendampingi dan mengawasi penggunaan pupuk silika oleh kelompok tani, yakni dengan melibatkan penyuluh pertanian yang turun langsung ke lahan kebun dan sawah,” kata dia.
Sejalan dengan itu, Ketua Kelompok Tani Taye di Desa Salak Kecamatan Talawi Anton mengatakan berdasarkan pengalaman kelompoknya, penggunaan pupuk tersebut mampu meningkatkan hasil panen.