NADIKABAR.COM — PLN telah menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelatihan Sertifikasi Welding atau Pengelasan di Desa Purbasari, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah yang diklaim sukses mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

"Program TJSL ini tidak hanya memberikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi pengelasan, tetapi juga mencakup dukungan peralatan dan bahan usaha, pembangunan serta pengembangan tempat usaha welding, penyediaan dukungan kelistrikan dan pengurusan legalitas usaha," kata Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat (UPP KLB) 3 Asep Asikin dihubungi dari Palangka Raya, Senin.

Dia menyampaikan pelaksanaan program ini mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,96 dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,50 dengan kategori Sangat Baik (A).

Capaian tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap program yang melibatkan 10 peserta. Tujuannya meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang pengelasan sekaligus mendorong terbukanya peluang kerja dan usaha mandiri.

Nilai SROI sebesar 1,96 menunjukkan setiap Rp1 investasi sosial dalam program tersebut diperkirakan menghasilkan manfaat sosial senilai Rp1,96 berdasarkan hasil pengukuran. Sementara itu, nilai IKM 89,50 mencerminkan tingkat kepuasan penerima manfaat terhadap pelaksanaan program.