NADIKABAR.COM — PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol memperbanyak pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Tangerang, Banten, seiring meningkatnya minat masyarakat dan komunitas terhadap kendaraan listrik.
Manajer PLN UP3 Cikokol, Eka Rahma Daniati di Kota Tangerang, Kamis, mengatakan setelah SPKLU Center XDN Cipondoh diresmikan hari ini, dua SPKLU Center lainnya direncanakan hadir di kawasan Tangerang City dan Alam Sutera.
“Saat ini kita sudah memiliki 22 stasiun, dan SPKLU Center ini merupakan yang perdana di Kota Tangerang. Insyaallah tahun ini juga akan diresmikan dua lagi di Tangerang City dan Alam Sutera,” ujar Eka.
Ia juga melihat perkembangan ekonomi dan komunitas yang sudah mulai mengarah ke mobil listrik karena dinilai murah, efisien, dan ramah lingkungan
“Kita terus membangun SPKLU, karena kendaraan listrik yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan," kata dia.
Sementara itu Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong penguatan ekosistem Kendaraan Listrik (EV) sebagai bagian dari upaya mewujudkan mobilitas perkotaan yang lebih nyaman, efisien dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman menyampaikan SPKLU Center XDN Cipondoh merupakan SPKLU Center pertama di wilayah kerja PT PLN UP3 Cikokol. Kehadirannya menambah pilihan fasilitas pengisian daya sekaligus memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Kota Tangerang.
“Kehadiran fasilitas ini tentunya menjadi sarana pendukung bagi ekosistem kendaraan listrik di Kota Tangerang. Hari ini kita membuka bagian dari perjalanan menuju mobilitas yang lebih modern, efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Herman.
SPKLU tersebut memiliki kemampuan ultra fast charging hingga 180 kilowatt (kW). Herman berharap kehadiran fasilitas ini semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.
Menurut dia, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan kendaraan, tetapi juga kesiapan infrastruktur pengisian daya.
Pemkot Tangerang juga membuka peluang penggunaan kendaraan listrik untuk kendaraan dinas maupun transportasi umum ke depan, dengan tetap memperhatikan kebijakan dan arahan pemerintah pusat
“Masyarakat tidak cukup hanya memiliki kendaraan listrik, tetapi juga membutuhkan jaminan tersedianya fasilitas pengisian daya yang baik. Pemkot pun menuju ke arah yang sama, dengan mempertimbangkan efisiensi energi dan aspek ramah lingkungan, sambil terus berkoordinasi dan menunggu arahan pemerintah pusat,” katanya.