Ayahnya sendiri mulai bekerja sejak pukul 04.30 pagi waktu setempat untuk mencuci dan menyiapkan kelapa. Setelah pesanan pelanggan tetap selesai, ia melayani pembeli yang datang langsung hingga sekitar tengah hari.

Usaha ini didirikan oleh Lee Hong Tang pada 1970-an dan kemudian diteruskan putranya, Lee Siew Hiang. Sang anak, Lee Zhao Yuan, kini menjadi generasi ketiga yang ikut mengembangkan bisnis keluarga tersebut.

Untuk menjangkau konsumen muda, Lee memanfaatkan media sosial. Salah satu video TikTok yang memperlihatkan proses pembuatan santan segar mendapat perhatian karena mengangkat sisi tradisional usaha keluarganya.

Lee berharap cara tersebut dapat membuat generasi muda mengenal kembali santan segar. Ia juga ingin mempertahankan bisnis keluarga ini tanpa harus mengubah karakter tradisionalnya.