NADIKABAR.COM β€” Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan keberadaan badan intelijen asing, termasuk Israel, yang beroperasi di negara-negara tetangga berpotensi menjadi ancaman bagi Malaysia.

Anwar menyampaikan hal itu di hadapan Parlemen Malaysia pada Selasa saat menjelaskan kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi ancaman terhadap negara di tengah perkembangan geopolitik global.

β€œAncaman juga mencakup sejumlah badan intelijen asing, termasuk Israel yang beroperasi di negara-negara tetangga serta permukiman Israel di Phuket dan Thailand selatan, yang kemudian dipandang oleh badan intelijen kita sebagai potensi ancaman bagi negara,” kata Anwar.

Dia mengatakan, Malaysia secara umum tengah mengkaji implikasi serangan siber terhadap keamanan nasional, serta dampak serangan terhadap negara-negara Teluk, khususnya Iran, terhadap kemungkinan penggunaan senjata nuklir.

Menurut Anwar, pada Senin (2/11), Dewan Keamanan Nasional Malaysia menggelar pertemuan khusus untuk mengkaji dampak serangan hibrida, digital, dan siber di berbagai belahan dunia.

Pertemuan itu juga membahas apakah ancaman dan serangan terhadap sejumlah negara Teluk, terutama Iran, dapat berdampak pada penggunaan senjata nuklir.