PM Australia itu mengatakan dia bakal memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB untuk berdiskusi dengan para pemimpin dunia mengenai perlunya merumuskan aturan global yang mampu mengimbangi pesatnya perkembangan AI.
Menyebut AI sebagai "fenomena global," Albanese menegaskan bahwa sikap diam atau sekadar menjadi penonton bukanlah sebuah pilihan.
"Diperlukan diskusi mengenai kerangka kerja global untuk penerapan AI, karena perkembangannya sangat cepat, dan kita harus memastikan bahwa manusia tetap memegang kendali," ujarnya.
Perdebatan baru mengenai tata kelola AI mencuat setelah pimpinan Anthropic, Dario Amodei, menyerukan perlambatan AI secara terkoordinasi. Langkah itu didukung oleh Sam Altman dari OpenAI dan Elon Musk dari SpaceX.