NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin mengatakan komunitas internasional telah gagal terhadap rakyat Palestina, seraya memperingatkan kekerasan, pembatasan bantuan kemanusiaan, dan perluasan permukiman mengancam prospek perdamaian jangka panjang.

Ketika berbicara dalam Sidang Umum PBB di New York pada Kamis, Martin mengatakan tatanan hukum internasional berada di bawah "tekanan yang luar biasa".

"Penolakan terhadap hak asasi manusia mendasar bagi jutaan orang di seluruh dunia tetap menjadi salah satu tantangan utama pada zaman kita," katanya.

Martin mengatakan fase pertama rencana perdamaian Gaza yang disepakati Israel dan Hamas pada Oktober lalu patut disambut, tetapi belum mengubah kondisi secara mendasar.

Menurutnya serangan Israel, pembatasan bantuan kemanusiaan, dan penderitaan warga sipil di Gaza masih berlanjut.