"Kita, sebagai komunitas internasional secara kolektif, telah gagal terhadap Palestina," kata Martin, merujuk pada penderitaan warga sipil yang terus berlangsung di Gaza dan Tepi Barat.
"Ketika kebenaran sepenuhnya mengenai apa yang telah terjadi dan masih terjadi di Gaza akhirnya diketahui, ketika bukti dikumpulkan, kesaksian didengar, dan kengerian yang sebenarnya akhirnya terungkap sepenuhnya, hal itu akan mempermalukan dunia. Tidak seorang pun dapat mengatakan bahwa kita tidak tahu," katanya.
Martin mengecam perluasan permukiman Israel di Tepi Barat dan mengatakan perkembangan tersebut mengikis prospek perdamaian yang adil dan langgeng.
"Apa yang kita saksikan di lapangan merupakan upaya yang disengaja oleh sebagian pihak untuk membuat prospek solusi dua negara menjadi mustahil. Ini bukan teori konspirasi gila. Ini adalah niat yang dinyatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu," kata Martin.