NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa mendesak agar kerangka politik dan komitmen internasional untuk Jalur Gaza segera diwujudkan menjadi hasil nyata untuk meredakan penderitaan rakyat Gaza.
Dalam desakan yang disampaikannya secara virtual pada pertemuan tingkat tinggi mengenai pemulihan Gaza di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu, ia juga menekankan perlunya mewujudkan pemulihan layanan dasar dan ekonomi serta persatuan nasional.
Mustafa menegaskan bahwa tujuan utama pemulihan Jalur Gaza adalah untuk mempertahankan keutuhan wilayah Palestina dengan sistem politik dan hukum tunggal serta institusi yang berjalan efektif untuk melayani rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Ia berkata bantuan kemanusiaan masih tak tergantikan setelah tiga tahun penderitaan dan kehancuran. Akan tetapi, hal tersebut tak lagi cukup karena Gaza kini membutuhkan pemulihan di berbagai bidang.
Otoritas Palestina berkomitmen penuh untuk terlibat secara konstruktif dengan Dewan Perdamaian (BoP) dan mendukung transisi menuju Tahap II pemulihan Gaza, kata dia, sembari menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, memperjelas lingkup tanggung jawab, dan menyempurnakan kerangka kerja yang sudah ada.